Game Level 1 Kelas Bunda Sayang IIP: Komunikasi Produktif Day #4

Memasuki hari keempat di tantangan pertama Kelas Bunda Sayang.

Hari ini, seperti biasa di hari weekend adalah hari kami menghabiskan waktu bersama, bertiga. Biasanya sih jadwalnya gotong royong membersihkan rumah, hahaha. Tapi hari ini berbeda sedikit karena Pak Suami  sejak sore hari agak sibuk dengan pekerjaannya. Weekend loh padahal...

Yah ini lah risiko punya suami yang tidak kerja kantoran. Jadwal kerjanya fleksibel, saking fleksibelnya hari weekend bisa terpakai juga, sampai malam pula.  Pablebuat, kalau kata Lima Sekawannya Enid Blyton 😛.

Sesungguhnya hari ini tidak ada kejadian khusus yang bisa dilaporkan (polisi kalee). Tapi ada satu hal yang saya sadari. Selama empat hari ini, setiap kami mengobrol, terutama pas weekend gini ya, kami bisa lebih sadar dalam berkomunikasi. Jadi inget aja, bahwa sekarang kami sedang melakukan maintenance terhadap gaya komunikasi kami. Jadi pas ngomong tuh lebih aware aja, lebih terjaga. Walaupun erornya tetap ada ya sekali-kali. Tapi tidak signifikan, tidak sampai menimbulkan konflik.

Selain itu, secara sadar pula kami (paling tidak saya, ya) mencoba mengubah hal-hal buruk atau kurang baik yang masih dilakukan sehari-hari. Mungkin, bisa jadi, karena nasehat pun mulai disampaikan dengan lebih santun (kaidah 7-38-55), pada waktu yang tepat (choose the right time), dan menggunakan bahasa yang baik dan nyaman bagi kedua belah pihak (clear). Nerimanya jadi lebih enak aja, gitu. Ga menimbulkan defence mode kayak biasanya, hihi.

Well, sekali dayung dua tiga pulau terlampaui, gitu ya? Btw, masih ga sih anak sekolah jaman sekarang belajar pepatah? Hehe..

#HariKe4
#GameLevel1
#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#KomunikasiProduktif

Komentar

Postingan Populer